Satu Amal Indonesia Profile
Pelatihan Water Rescue Tingkatkan Kesiapsiagaan Relawan Satu Amal Indonesia

Pelatihan Water Rescue Tingkatkan Kesiapsiagaan Relawan Satu Amal Indonesia

Social Disaster and Environment Satu Amal Indonesia mengadakan pelatihan Water Rescue untuk membekali para relawan dengan keterampilan penting dalam menghadapi bencana yang berkaitan dengan air, seperti banjir bandang, banjir lahar, dan tsunami. Pelatihan ini diadakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan para relawan dalam menyelamatkan korban yang tenggelam atau terjebak dalam situasi darurat air. Dalam pelatihan ini, para relawan diberikan pemahaman mendalam mengenai alat-alat yang digunakan dalam penyelamatan air serta penyebab terjadinya bencana. Selain itu, mereka juga diajarkan tindakan apa yang perlu dilakukan saat melakukan aksi penyelamatan. Pengetahuan dasar ini sangat penting sebelum relawan terjun langsung ke lapangan. “Sebagai relawan kebencanaan, kami menyadari pentingnya persiapan dalam menghadapi berbagai bencana yang tidak diinginkan. Water Rescue Training ini memberikan bekal yang sangat berguna bagi kami,” relawan Satu Amal Indonesia. Pelatihan ini mencakup berbagai teknik penyelamatan di air, termasuk cara menghadapi situasi saat perahu karet terbalik. Dengan mempelajari teknik-teknik ini, para relawan diharapkan dapat melakukan aksi penyelamatan dengan lebih optimal dan efisien. “Sebelum melakukan water rescue training secara langsung, penting bagi setiap relawan untuk memahami dasar-dasar penyelamatan di air. Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan para relawan dan membuat mereka lebih siap dalam menghadapi situasi darurat,” tambahnya. Pelatihan Water Rescue ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi para relawan, sehingga mereka dapat berperan lebih efektif dalam upaya penyelamatan saat bencana terjadi. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, para relawan Satu Amal Indonesia siap berjuang dan menjadi penyelamat yang handal dalam menghadapi berbagai bencana air. Melalui kegiatan ini, Satu Amal Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas para relawan dalam menghadapi bencana dan memberikan kontribusi nyata dalam upaya penyelamatan dan penanggulangan bencana di Indonesia.
Aksi Respon Banjir Bandang dan Lahar Dingin Gunung Marapi Sumatera Barat

Aksi Respon Banjir Bandang dan Lahar Dingin Gunung Marapi Sumatera Barat

Tim Satu Amal Indonesia Terus Melanjutkan Perjalanan Hingga ke Kabupaten Agam Sumatera Barat

Merespons bencana banjir bandang dan lahar dingin yang terjadi di Gunung Marapi, Provinsi Sumatera Barat, Satu Amal Indonesia telah menugaskan tim khusus untuk turun langsung membantu ribuan masyarakat yang terdampak. Tim Satu Amal Indonesia kini telah berada di Provinsi Sumatera Barat dan semakin dekat menuju Kabupaten Agam untuk memberikan bantuan awal kepada para penyintas.

Perjalanan menuju Kabupaten Agam ini merupakan bagian dari upaya cepat tanggap dalam menghadapi bencana alam yang melanda wilayah tersebut. Setibanya di lokasi, tim akan segera melakukan penilaian kebutuhan mendesak para penyintas dan menyalurkan bantuan yang telah disiapkan. Bantuan ini mencakup paket makanan, air bersih, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya untuk memastikan para penyintas mendapatkan pertolongan yang diperlukan.

Selama perjalanan, Tim Satu Amal Indonesia juga berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat dan organisasi kemanusiaan lainnya untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran. Mereka berkomitmen untuk tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga dukungan emosional dan psikologis bagi masyarakat yang terdampak, mengingat trauma yang sering kali dialami oleh korban bencana.

Bencana banjir bandang dan lahar dingin ini telah menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur, rumah, dan lahan pertanian di Kabupaten Agam. Oleh karena itu, bantuan yang diberikan oleh Tim Satu Amal Indonesia sangat diharapkan oleh masyarakat setempat. Kehadiran tim di lapangan juga memberikan semangat dan harapan baru bagi para penyintas untuk dapat bangkit kembali.

Dalam beberapa hari ke depan, Tim Satu Amal Indonesia akan fokus pada evakuasi korban yang masih terjebak, mendirikan posko bantuan darurat, dan terus mendistribusikan logistik penting. Mereka juga akan bekerja sama dengan tenaga medis untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada mereka yang membutuhkan, terutama anak-anak, lansia, dan orang-orang yang terluka akibat bencana.

Dengan semangat solidaritas dan kepedulian, Tim Satu Amal Indonesia bertekad untuk terus berada di garis depan dalam membantu masyarakat Sumatera Barat menghadapi dan mengatasi dampak bencana ini. Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban para penyintas dan mempercepat proses pemulihan di daerah terdampak.

Tim Satu Amal Indonesia Intensifkan Aksi Respon Banjir di Baturaja, OKU Sumatera Selata

Tim Satu Amal Indonesia Intensifkan Aksi Respon Banjir di Baturaja, OKU Sumatera Selata

Baturaja, Kab. OKU – Tim Satu Amal Indonesia terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam melaksanakan aksi respon banjir di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan. Dengan kondisi banjir yang masih sangat tinggi dan membahayakan, tim berfokus pada evakuasi masyarakat terdampak ke tempat yang lebih aman. Keadaan semakin kritis setelah pagi tadi dilaporkan seorang bapak dan anaknya hampir terhanyut oleh derasnya aliran banjir.

Upaya bantuan dimulai sejak malam sebelumnya, ketika Tim Satu Amal Indonesia bersama Penjabat Sementara (Pjs) Bupati OKU berhasil menyalurkan 2.000 paket makanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tidak berhenti di situ; siang hari ini, mereka kembali mendistribusikan paket bantuan makanan untuk memastikan tidak ada warga yang kelaparan di tengah bencana ini.

Selain distribusi makanan, tim juga membuka pos hangat yang dilengkapi dengan selimut dan fasilitas pemanas untuk memberikan kehangatan kepada para penyintas yang harus bertahan di tengah dinginnya banjir. Pos ini sangat penting bagi kesejahteraan para penyintas, terutama anak-anak dan lansia yang rentan terhadap kondisi dingin.

Untuk memastikan bahwa para penyintas yang masih terjebak di rumah tetap mendapatkan makanan, Tim Satu Amal Indonesia juga melakukan distribusi makan siang langsung ke lokasi-lokasi terdampak. Aksi ini bertujuan untuk menjangkau mereka yang tidak dapat mengakses pos bantuan karena kondisi banjir yang menghalangi akses.

Dalam upaya ini, Tim Satu Amal Indonesia berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, Sekolah Relawan dan organisasi non-pemerintah lainnya, untuk memastikan penanganan banjir dilakukan secara efektif dan menyeluruh. Mereka terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan bantuan lebih lanjut sesuai kebutuhan di lapangan.

Banjir yang melanda Baturaja ini tidak hanya merusak infrastruktur dan harta benda, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa warga. Oleh karena itu, tindakan cepat dan tepat dari Tim Satu Amal Indonesia sangat diapresiasi oleh masyarakat setempat. Dengan dukungan dan solidaritas dari berbagai pihak, diharapkan kondisi darurat ini dapat segera diatasi dan warga dapat kembali ke kehidupan normal mereka.

TIM SDE SATU AMAL INDONESIA RESPON BANJIR MUSI RAWAS UTARA

TIM SDE SATU AMAL INDONESIA RESPON BANJIR MUSI RAWAS UTARA

WhatsApp Image 2024-02-11 at 16.50.54
Pos Hangat
Ruang Ceria

Tim Sosial Disaster and Environment (SDE) Satu Amal Indonesia respon banjir Musi Rawas Utara yang telah terjadi pada Rabu 10 Januari 2024 pukul 07.00 WIB, kecamatan Rupit, Rawas dan Rawas Ulu.

Banjir yang menyebabkan terendamnya 20.000 rumah warga dan sejumlah fasilitas umum ikut terendam.

Tak hanya itu, delapan jembatan gantung juga terputus diakibatkan terseret derasnya arus sungai yang meluap.

Kejadian ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Musi Rawas utara.

Hujan yang terus mengguyur sebagian wilayah tersebut menyebabkan debit air sungai Rawas naik, hingga terjadinya peluapan air dibagian hulu sungai yang berdampak adanya banjir susulan di kecamatan Rupit, Karang Dapo dan Rawas Ilir.

Tim Siaga Bencana Satu Amal Indonesia dengan tanggap langsung terjun ke lokasi terdampak untuk melakukan upaya evakuasi , memberikan pertolongan pertama serta melakukan pendataan terhadap luasan dampak bencana.

Tim SDE Satu Amal Indonesia menuju lokasi banjir pada hari Jum’at, 12 Januari 2024 untuk selanjutnya melakukan beberapa hal utama yang diperlukan dilokasi bencana. Diantaranya melakukan evakuasi melalui perahu karet, memberikan bantuan makanan berupa 600 paket pos hangat dan makanan , juga membantu masyarakat dalam upaya penyelamatan barang dan pembersihan rumah maupun fasilitas umum dan sosial lainnya.

Untuk terus mensupport para penyintas banjir, mari bersama kita kirim kan doa dan support melalui Satu Amal Indonesia.