Satu Amal Indonesia Gelar Aksi Bersih Sungai Ijuk Lewat Program “Gebrak Goes to Sungai Ijuk”

Palembang, Rabu 13 Mei 2025 – Dalam rangka menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, Satu Amal Indonesia berkolaborasi dengan Social Environment dan Cerita Kolong Langit melaksanakan kegiatan bersih-bersih sungai bertajuk “Gebrak Goes to Sungai Ijuk”. Aksi sosial ini berlangsung di kawasan Sungai Ijuk, salah satu aliran sungai yang menjadi perhatian masyarakat karena permasalahan sampah dan kebersihan.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan relawan dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat sekitar. Mereka bergotong royong membersihkan tumpukan sampah di bantaran dan aliran sungai. Tidak hanya itu, panitia juga memberikan edukasi lingkungan kepada warga mengenai dampak pencemaran sungai dan pentingnya menjaga kebersihan demi keberlangsungan hidup bersama.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Sungai bukan hanya sumber air, tetapi juga bagian penting dari ekosistem yang harus dijaga bersama. Jika sungai bersih, maka masyarakat juga akan merasakan manfaatnya,” ujar salah satu perwakilan panitia Satu Amal Indonesia.

Aksi ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Banyak yang ikut terlibat langsung dalam kegiatan, bahkan anak-anak turut diajak untuk belajar memilah sampah. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Lebih dari sekadar aksi bersih-bersih, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antar komunitas sosial di Sumatera Selatan untuk menunjukkan bahwa perubahan bisa dimulai dari hal sederhana. “Kolaborasi adalah kunci. Dengan kepedulian bersama, kita bisa menciptakan perubahan yang nyata,” tambah perwakilan komunitas Cerita Kolong Langit.

Harapannya, kegiatan “Gebrak Goes to Sungai Ijuk” dapat menjadi agenda rutin yang memberi dampak jangka panjang, baik dalam bentuk lingkungan yang lebih bersih maupun kesadaran masyarakat yang semakin tinggi. Selain itu, program ini diharapkan bisa menginspirasi komunitas lain untuk melakukan gerakan serupa di daerah masing-masing.